Lampung Krakatau Festival dan Krui Pro Masuk dalam 100 Calender of Event Wonderful Indonesia 2019

Mau berbagi informasi event pariwisata Lampung 2019, Lampung Krakatau Festival 2019 dan Krui Pro (Krui World Surfing League), yang masuk dalam 100 Calender of Event 2019. Simak terus ya, walaupun ini berita lama. Karena sudah diumumkan pada Kamis, (22/12/2018) lalu. Ini sebagai ungkapan kebanggaan KelilingLampung atas Pariwisata Lampung.

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia telah umumkan 100 Calendar of Event (CoE) Wonderful Indonesia 2019. Seperti tahun-tahun sebelum, pengumuman dilakukan di Balairung Soesilo Soedirman, Gedung Sapta Pesona, Kantor Kementerian Pariwisata Jakarta Kamis, (22/12/2018).

Yang sangat menggembirakan adalah, ada 2 event pariwisata Lampung 2019 yang berhasil masuk kedalam 100 Calender of Event 2019 tersebut. Yaitu Lampung Krakatau Festival dan Krui Pro. Tahun-tahun sebelum, hanya Lampung Krakatau Festival yang masuk dalam CoE Kemenpar

Lampung sebenarnya mengusulkan 5 event ke Kementerian Pariwisata untuk diproses dan dipilih agar masuk kedalam Calendar of Event Kemenpar2019. Setelah melalui proses kurasi yang ketat, hanya 2 yang berhasil masuk. Yang jelas, karena alasan kualitas dan lainnya, sepertinya bagi-bagi juga dengan provinsi lain.

Baca ini:
Sehari Kunjungi 5 Tempat Wisata di Pesisir Barat

Event Lampung yang masuk Calendar of Events (CoE) Wonderful Indonesia 2019

Ini sekilas tentang Lampung Krakatau Festival dan Krui World Surfing League

Lampung Krakatau Festival

Lampung Krakatau Festival 2019 adalah Core Event-nya event pariwisata Lampung yang diselenggarakan rutin setiap tahun. Selain sebagai kegiatan mengenang meletusnya Gunung Krakatau pada tanggal 26 dan 27 Agustus 1883, kegiatan kepariwisataan ini adalah sarana untuk melestarikan seni budaya daerah Lampung dan sekaligus memperkenalkan obyek dan daya tarik wisata Lampung kepada masyarakat Lampung sendiri dan lebih dari itu, ke kancah nasional serta internasional.

Krui World Surfing League

Krui Pro 2019 adalah sebuah event olahraga surfng kelas internasional yang melibatkan keikutsertaan atlet surfing mancanegara. Diadakan di pantai Tanjung Setia tepatnya di Ujung Bocor Surfing Spot. Krui Pro bekerjasama dengan World Surf League (WSL) & Asian Surf Chamionship (ASP) sebagai promotor dan pelaksana resmi perlombaan surfing di Asia dan dunia.

Bagaimana Sih Standar CoE Kemenpar ini?

Begini yay atu. Kurasi yang dilakukan oleh tim CoE Kemenpar itu lumayan ketat. Kalau mau masuk ke dalam daftar 100 event nasional tersebut sebuah event harus sudah dilakukan beberapa tahun dengan hasil dan report yang bagus. Baik direct dan indirect impact-nya.

Saingannya pun banyak, ada lebih dari 200 event se-Indonesia berlomba masuk Calendar of Events Kemenpar 2019.

Sekilas info, yang paling banyak dan kreatif buat event itu Kabupaten Banyuwangi yay. Dalam setahun bisa buat 77 event pariwisata yang menarik untuk didatangi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya jelaskan, setelah terpilih, tugas Kementerian Pariwisata selanjutnya adalah mempromosikan 100 event tersebut. Juga bagaimana strategi dan memasarkan event agar memberikan nilai (value) dari segi budaya (culture) maupun ekonomi (commercial value).

Menpar berharap jika Calendar of Events ini dapat menjadi atraksi wisata yang bisa menarik wisatawan untuk berkunjung ke seluruh wilayah di Indonesia. Sehingga target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara dapat direalisasikan sekaligus menyejahterakan masyarakat.

Baca juga:
* Wisata Pulau Pahawang

Angkat Event Pariwisata Lampung

KelilingLampung mulai mengikuti perkembangan pariwisata Lampung sejak tahun 2010. Dalam beberapa tahun bahkan sering dimintai pandangan oleh beberapa media cetak/online Lampung mengenai pariwisata Lampung.

Masih yunior sih dibanding senior-senior yang sudah terlebih dahulu hadir. Bedanya Kelilinglampung banyak bermain di media sosial yang saat ini justru lebih terasa perannya dalam memasarkan pariwisata Lampung.

Peran komunitas juga mulai terasa kehadirannya saat Festival Krakatau yang melibatkan ratusan fotografer yang datang dengan sukarela untuk meliput. Belakangan kehadiran para travel blogger juga menghiasi beberapa event pariwisata Lampung.

Kalau soal promosi, KelilingLampung pikir pariwisata Lampung itu sudah cukup. Baik berita dengan tone positif dan negatif, keduanya cukup membantu nama Lampung terangkat di kancah nasional.

Soal promosi wisata Lampung, semua juga bisa kan dimana berada dan kapan saja? Bahkan orang yang belum pernah datang ke Lampung bisa bikin akun instagram dengan embel-embel nama Lampung, lalu repost foto-foto Lampung.

Bagaimana Lampung Dibanding Event Daerah Lain?

Di akun personal KelilingLampung sering posting beberapa acara yang juga masuk kedalam Calendar of Events (CoE) Kementerian Pariwisata tahun 2018. Ya, admin KelilingLampung sudah mendatangi beberapa 100 CoE Wonderful Indonesia 2018 di beberapa provinsi.

Beberapa event daerah lain bahkan ada yang sepi pengunjung, sepi berita, sepi penonton. Tak perlu sebut daerahnya apa ya. Dan ada juga yang antusiasme warga dan wisatawan luar biasa tinggi.

Dan menurut pendapat admin pribadi, event pariwisata Lampung 2019 yang masuk ke dalam CoE Wonderful Indonesia 2019 ini cukuplah menjual. Apalagi Krui Pro yang bisa mendatangkan banyak wisatawan mancanegara (wisman) ke Kabupaten Pesisir Barat.

Dulu hanya bulan-bulan tertentu saja Pesisir Barat ramai Wisman. Sekarang hampir tiap bulan Pesisir Barat ramai wisman yang datang. Juga wisatawan nusantara yang datang untuk melihat peselancar beraksi, dan alam Peisisir Barat yang indah.

Lampung Krakatau Festival (LKF), yang sebelumnya bernama Krakatau Festival, juga cukup lumayan dilihat dari antusiasme masyarakat untuk melihat parade budayanya. Parade budaya di LKF adalah salah satu daya tarik selain Tur Krakatau yang mungkin di tahun 2019 ini untuk sementara ditiadakan mengingat situasi Gunung Anak Krakatau.

Tinggal bagaimana mengemas acara setiap tahunnya dengan pertimbangkan perkembangan-perkembangan budaya yang selalu dinamis.

Kalau sebelum ini Lampung hanya punya 1 event pariwisata yang masuk kedalam agenda pariwisata nasional, di 2019 kita punya 2 event yang lolos seleksi. Lampung Krakatau Festival 2019 dan Krui Pro (Krui World Surfing League 2019).

Yakin target Gubernur Lampung Ridho Ficardo 300ribu kunjungan wisatawan mancanegara di tahun 2019 bisa tercapai. Apalagi kalau Bandar Udara Radin Inten II bisa dimaksimalkan sebagai bandara internasional. Sehingga ada penerbangan langsung dari luar negeri ke Radin Inten II.

Karena Bandara Radin Inten II ini bisa menjadi bandara hub ke Bandara Taufik Kiemas di Krui Pesisir Barat.

Kok melancong ya bahas bandara 😀

Yah, sekadar mengeluarkan uneg-uneg aja sih 😀

Baca ini juga:
* Air Terjun Putri Malu

Senang punya Lampung Krakatau Festival 2019 dan Krui Pro 2019

Yang jelas, sekarang pariwisata Lampung sudah banyak perubahan ke arah positif.

Dulu saya ngopi di Pantai Tanjung Setia pernah diusir oleh pemilik karena ada wisman yang ingin makan malam di ruang yang sama. Sekarang sudah tidak ada lagi. Sekarang sudah banyak wisnus yang menginap di tempat yang sama dengan wisman.

Juga semakin banyak tempat wisata di Lampung yang sudah terekspos kemana-mana di media sosial. Tinggal memoles event pariwisata Lampung 2019 dengan aksesibilitas, amenitas, dan atraksi yang bagus dan memanennya saja.

Semangat buat Pariwisata Lampung. Semoga Lampung Krakatau Festival 2019 dan Krui Pro 2019 sukses penyelenggaraannya. Kunjungan wisman dan wisnu meningkat. Ada nilai budaya dan nilai ekonomi yang terangkat.

 

 


Ayo bagikan ke kawan-kawanmu yang lain.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *