<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Pesona Wisata Alam Desa Talang Mulya Pesawaran	</title>
	<atom:link href="https://kelilinglampung.net/2019/06/wisata-desa-talang-mulya-pesawaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kelilinglampung.net/2019/06/wisata-desa-talang-mulya-pesawaran/</link>
	<description>Wisata di Lampung</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Feb 2022 09:12:33 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>
	<item>
		<title>
		By: Tri yuliawan		</title>
		<link>https://kelilinglampung.net/2019/06/wisata-desa-talang-mulya-pesawaran/#comment-1397</link>

		<dc:creator><![CDATA[Tri yuliawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jun 2019 05:07:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://kelilinglampung.net/?p=1270#comment-1397</guid>

					<description><![CDATA[Alhamdulillah sudah pernah kesini (curug kudus). Awalnya sekedar survey kegiatan sekolah dan dapet info klo di talang mulya ada ekowisata / argowisata, tapi sampai di perkampungan, masyarakat banyak yg gk tau jenis potensi wisata desanya. Memang ada beberapa warga yg kasih arahan ttg lokasi curug / arter itu. 

Karna infonya motor bisa sampai si batas perkebunan, maka saya bawa aja matic mio blusukan. Walhasil mentox sampai kebon kopi, diparkir dibawah pohon2 kopi dan kebetulan ada yg mnggarap kebun jdi sekalian minta izin. Dilanjutin jalan kaki, gk jauh deh cuma suprise bgt liat tingginya arter itu, makanya disebutlah dgn curug..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah sudah pernah kesini (curug kudus). Awalnya sekedar survey kegiatan sekolah dan dapet info klo di talang mulya ada ekowisata / argowisata, tapi sampai di perkampungan, masyarakat banyak yg gk tau jenis potensi wisata desanya. Memang ada beberapa warga yg kasih arahan ttg lokasi curug / arter itu. </p>
<p>Karna infonya motor bisa sampai si batas perkebunan, maka saya bawa aja matic mio blusukan. Walhasil mentox sampai kebon kopi, diparkir dibawah pohon2 kopi dan kebetulan ada yg mnggarap kebun jdi sekalian minta izin. Dilanjutin jalan kaki, gk jauh deh cuma suprise bgt liat tingginya arter itu, makanya disebutlah dgn curug..</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Minified using Disk

Served from: kelilinglampung.net @ 2025-11-03 01:49:17 by W3 Total Cache
-->