GSMS SMPN 4 Liwa Angkat ‘Keindahan Budaya Tua dalam Prasasti Modern’

Kamu tahu program Gerakan Seniman Masuk Sekolah, atau disingkat GSMS? GSMS adalah program yang dijalankan Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bentuk programnya, para seniman berbagi ilmu dan praktek kesenian pada kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Baik di SD, SMP, maupun SMA dan SMK.

Gerakan Seniman Masuk Sekolah juga ada di Lampung dan bahkan sampai ke kabupaten/kota. Termasuk juga ada di Kabupaten Lampung Barat. Sekarang kita simak yuk kegiatan GSMS ini yang diadakan di salah satu sekolah, yaitu di SMPN 4 Liwa.

GSMS di SMPN 4 Liwa diisi oleh Eka Fendiaspara. Seorang fotografer yang pernah berprestasi di level dunia/internasional. Fotonya yang berjudul “Pahmungan Krui Damar Forest” berhasil masuk kedalam 6 besar kontes foto yang diadakan oleh PBB/United Nations, dari Department of Economic and Social Affairs Forests.

Baca juga:
* Sehari Kunjungi 5 Tempat Wisata di Pesisir Barat

Pameran Foto GSMS SMPN 4 Liwa
Pameran Foto GSMS SMPN 4 Liwa, bertema “Sekala Brak, Keindahan Budaya Tua dalam Prasasti Modern”

Setelah melakukan 26 pertemuan efektif yang dilaksanakan oleh para seniman dan asisten seniman pada kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2019 Kabupaten Lampung Barat, maka tiba pada akhir kegiatan. Pertemuan ke-27 menjadi arena pementasan serta pameran karya yang akan dilaksanakan pada Selasa (26/11).

Pementasan dan Pameran Karya akan diadakan di GOR AJI SAKA, Kawasan Sekuting Terpadu. Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, rencananya akan hadir di acara tersebut.

Eka Fendiaspara menjelaskan, SMP Negeri 4 Liwa pimpinan Drs. H. Sakip Saidi akan menampilkan 27 foto hasil karya anak didiknya dalam program GSMS.

“Ke-27 foto tersebut diambil di berbagai daerah di Lampung Barat, dengan mengusung budaya dan kepurbakalaan. Tema besar karya anak-anak peserta GSMS ini berjudul Sekala Brak, Keindahan Budaya Tua dalam prasasti modern.” Eka memaparkan.

“Saya mengarahkan anak-anak peserta GSMS di SMP Negeri 4 Liwa untuk lebih mencintai budaya dan sejarah Lampung Barat melalui fotografi. Alhamdulillah mereka semua antusias mengikuti kegiatan”, ujar Eka Fendiaspara.

Gerakan Seniman Masuk Sekolah - SMPN 4 Liwa.jpg
Gerakan Seniman Masuk Sekolah – SMPN 4 Liwa.

Sedangkan Kepala SMP Negeri 4 Liwa Sakip Saidi menjelaskan bahwa, kegiatan ini sangat menunjang kreativitas anak didiknya. Peserta semakin termotivasi untuk mencintai Lampung Barat, khususnya melalui fotografi.

“Terimakasih saya sampaikan kepada Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat yang telah berkenan menunjuk sekolah kami sebagai salah satu penerima program GSMS”, ungkap Sakip.

Baca juga:
* 15 Air Terjun Tersembunyi yang Indah di Lampung Utara

Selain SMP Negeri 4 Liwa, ada 20 sekolah yang mendapatkan program GSMS dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Antara lain; SDN Pagardewa, SDN 1 Hanakau (Sukau), SDN 3 Liwa, SMPN Sekuting Terpadu (Bakikbukit). Di Kecamatan Batubrak SDN 1 Kotabesi. Di Kecamatan Belalau SDN 2 Kenali. Di Kecamatan Batuketulis SDN 1 Batukebayan. Di Kecamatan Sekincau SDN 1 Sekincau. Kemudian, di Kecamatan Pagardewa SDN Pahayujaya.

Di Kecamatan Way Tenong SMPN 1 Way Tenong, SDN Sukaraja, Kecamatan Sumberjaya SDN 1 Sukapura, SMPN 1 Sumberjaya. Di Kecamatan Kebuntebu SDN Muara Jaya 2, SMPN 1 Kebun Tebu), Kecamatan Airhitam SDN 1 Sumberalam. Di Kecamatan Bandar Negeri Suoh SDN Tri Mekarjaya. Di Kecamatan Suoh SDN Sumberagung. Kecamatan Lombok Seminung SMPN Lombok Seminung, Kecamatan Gedung Surian SMPN 1 Gedung Surian.


One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *