Maknoni Village, Suasana Desa di Tengah Kota Bandar Lampung

Maknoni Village Gunung Terang Langkapura Bandar Lampung - kelilinglampung.net - yopiefranz - 2
Maknoni Village di Gunung Terang, Langkapura Bandar Lampung. Suasana asri dan bikin hati adem. (Foto: dok. kelilinglampung.net / yopie pangkey)

Maknoni Village – Wisata Kota Bandar Lampung terus tumbuh, baik di tengah maupun pinggiran kota. Berbagai destinasi wisata baru berkonsep menyatu dengan alam laris. Memenuhi hasrat banyak wisatawan dan traveler, ingin berwisata aman, nyaman, dan sehat, di udara terbuka.

Maknoni Village adalah destinasi wisata dengan konsep villa dan warung makan. Saat datang kemari kita akan berasa seperti pulang ke desa nenek. Ada cafe dengan berbagai menu makanan dan minuman. Serta beberapa kamar cottage untuk traveler yang ingin bermalam.

Duduk-duduk di kursi kayu tengah rimbunnya pepohonan dan beberapa petak sawah, tidak berasa kita masih berada di tengah kota Bandar Lampung.

Di mana lokasi, jam buka, harga tiket masuk, apa saja makanan dan minumannya? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Baca juga:
* Pulau Permata, Pulau Mungil nan Indah di Bandar Lampung

Lokasi dan Rute Menuju Maknoni Village

Lokasi Maknoni Village Gunung Terang Langkapura Bandar Lampung - kelilinglampung.net - yopiefranz - 9
(Foto: dok. kelilinglampung.net / yopie pangkey)

Tempat yang asri dan menenangkan hati ini berada di antara perkampungan di Kelurahan Gunung Terang. Atau yang terkenal dengan singkatan/sebutan Gunter di kalangan warga Kota Bandar Lampung.

Akses ke lokasi termasuk mudah dan bisa dijangkau dari berbagai arah. Bisa dari arah Universitas Saburai di Jalan Imam Bonjol. Bisa dari Jalan Pramuka, dari Jalan Pagaralam. JUga bisa dari arah Kedaton melalui Jalan Purnawirawan Raya.

Dari Pertigaan Jalan Imam Bonjol, dekat Universitas Saburai, hanya berjarak sekitar 1,6 kilometer.

Masuk ke jalan Pagar Alam, belok ke Jalan Purnawirawan Raya, lalu langsung belok kiri ke Jalan Purnawirawan 1. Belokannya persis di samping Masjid Baitul Hidayah. Ada penunjuk di ujung jalan, sehingga kamu tidak perlu ragu saat berbelok.

Sekitar 350 meter, belok kanan masuk ke jalan Purnawirawan 3. Sekitar 100an meter ada pertigaan kecil. Ambil jalan ke kiri. Sekitar 400 meter berikutnya kamu akan tiba di lokasi.

Parkiran mobil ada di sisi kiri di seberang Maknoni. Sedangkan motor bisa parkir di dalam halaman.

Alamat

Gunung Terang, Langkapura
Kota Bandar Lampung

Instagram: @maknoni.village
Telepon: 081367346491 (no call)

Peta

Jam Buka

Maknoni Village buka setiap hari dari pagi hingga sore hari. Saat ini belum menerima tamu cafe di warung hari. Kecuali bagi tamu yang menginap di cottage-nya.

Buka Pukul: 10:00 – 17:00 WIB

Harga Tiket Masuk Maknoni Village

Tadinya kami pikir utuk masuk kemari, setiap tamu harus membayar tiket masuk terlebih dahulu. Seperti beberapa destinasi wisata lain di Bandar Lampung.

Namun ternyata tidak ada biaya tiket masuk, alias gratis. Untuk biaya parkir pun tidak ada patokan dari pengelola. Tapi saat pulang kami tetap memberi uang parkir kepada yang berjaga.

Tiket masuk: Rp. 0
Parkir mobil dan motor: seikhlasnya.

Pesona Maknoni Village

Foto Gambar Maknoni Village Gunung Terang Langkapura Bandar Lampung - kelilinglampung.net - yopiefranz - 1
(Foto: dok. kelilinglampung.net / yopie pangkey)

Begitu sampai, kamu akan melewati gerbang di pintu masuk. Gerbangnya merupakan susunan bata merah di sisi kanan kiri dan beratapkan ijuk. Ada papan dengan tulisan “Maknoni Village”.

Dari suasana perumahan di sekitar kita langsung dibawa masuk ke suasana desa di dalam. Sudah banyak motor yang parkir di area yang disediakan.

Di kanan dan kiri kita banyak pepohonan yang rindang. Kamu akan melewati deretan bangunan cottage di kiri lalu di kanan.

Kemudian ada semacam aula terbuka beratap genteng yang terbuat dari tanah liat. Di sisi kirinya ada kolam renang ukuran sangat kecil. Di balik aula tersebut ada kolam tanah yang sepertinya ada ikan di dalamnya.

Melewati aula, kamu akan menjumpai warung makan/cafe dengan nuansa kampung. Beratap genteng dengan tiang-tiang kayu di sekeliling.

Terdapat meja kayu besar memanjang di bagian tengahnya. Dan ada meja dan deretan kursi di sisi kanan dan kirinya. Sedangkan bagian dapur ditutup dengan dinding bata merah tanpa plesteran.

Tersebar di seluruh area, beberapa pondokan yang sangat sederhana. Salah satu anggota keluarga pemiliki yang kami temui mengatakan, memang sengaja dibuat apa adanya seperti di kampung.

Di bagian agak memojok ada pondokan yang khusus menjual menu angkringan. Prasmanan, kamu ambil sendiri makanannya lalu langsung bayar di kasir angkringan. Sedangkan kalau makan dan minum di cafe bayarnya belakangan.

Baru berjalan masuk dan mengamati seluruh sudutnya, kita sudah merasa bakal betah dan nyaman berlama-lama di Maknoni Village.

Dan memang kenyataannya, kami betah duduk berlama-lama di sini. Duduk makan-makan dan minum, mengobrol, foto-foto, dan sesekali lihat update info di media sosial. Menikmati suasana asri, adem, dan tenang. Benar-benar berasa seperti berada di kampungnya nenek 😀

Baca juga:
* 10 Foto Bukit Sakura Bandar Lampung

Makanan dan Minuman

Makanan di MaknoniVillage Gunung Terang Langkapura Bandar Lampung - kelilinglampung.net - yopiefranz - 6
(Foto: dok. kelilinglampung.net / yopie pangkey)

Ada banyak menu makanan dan minuman yang tertera di lembar menu. Mulai dari main course, snack, pasta. Minuman ada coffee based, teh, susu, dan smoothies.

Kami memilih ayam bakar dan karedok siang itu. Karedoknya menggunakan kerupuk kampung yang sudah jarang kami temui di kota. Penasaran dengan menu angkringan, kami juga mencobanya.

Untuk minuman, kami memesan kopi tubruk (americano), wedang uwuh dan lemon tea.

Selain makanan yang kami pesan, ada banyak menu lain yang mungkin sesuai dengan seleramu. Ada nasi goreng, nasi bakar, mie tek-tek, iga bakar, dan buntut bakar.

Juga ada roti bakar, ubi dan singkong goreng, pisang goreng, tempe mendoan, chicken wings, burger, dan kentang goreng.

Menu minuman ada kopi dengan berbagai seduhan. Ada espresso, V60, Vietnam Drip, dan tubruk.

Yang senang dengan yang segar-segar bisa memesan lychee mojito, starberry mojito, yakult lychee, milk shake, strawberry smoothies, dan lainnya.

Harga makanan berkisar antara Rp 12.000 – Rp 65.000. Minuman antara Rp. 7.000 – Rp. 27.000.

Cottage Maknoni Village

Cottage Maknoni Village Gunung Terang Langkapura Bandar Lampung - kelilinglampung.net - yopiefranz - 8
(Foto: dok. kelilinglampung.net / yopie pangkey)

Bagi kamu traveler yang ingin wisata di Lampung, bisa memilih cottage di sini sebagai alternatif.

Merasakan sensasi menginap yang berbeda dibanding hotel kebanyakan. Menginap di kamar-kamar dengan suasana seperti di kampung.

Faslitas kamarnya standar. Kamar yang saya masuki memiliki 1 kasur kingsize. Dilengkapi dengan AC, 2 handuk, kamar mandi dengan toilet duduk, dan shower.

Bisa duduk-duduk santai di teras menikmati taman yang rindang. Serta view yang didominasi warna hijau dedaunan. Mata pun tidak akan lelah melihat banyak desain dan warna-warni mencolok.

Karena semua desain bangunan di sini berasa menyatu dengan alam sekitar. Bata merah untuk dinding dibiarkan terekspos tanpa plester. Tiang-tiang bangunan didominasi kayu.

Berbagai material taman pun terlihat alami tanpa ada banyak rekayasa. Membuat mata kita berada teduk dan tidak cepat lelah.

Fasilitas Lain

Foto Gambar Maknoni Village Gunung Terang Langkapura Bandar Lampung - kelilinglampung.net - yopiefranz - 3
(Foto: dok. kelilinglampung.net / yopie pangkey)

Selain berbagai fasilitas yang sudah disebutkan di atas, juga tersedia beberapa fasilitas pendukung lain.

Washtafel tersedia di berbagai titik. Memudahkan pengunjung untuk cuci tangan setiap saat.

Musholla dan WCnya juga bersih dengan air yang selalu tersedia.

Tempat duduk juga tersedia di berbagai sudut. Tinggal pilih mau duduk di mana. Bisa di bawah pondokan kecil di tepi sawah, di cafe, atau di bawah pepohonan. Semuanya asyik.

Tidak tersedia wifi di sini. Namun ini bukanlah masalah serius bagi kami. Begitupun juga kamu. Karena kalau kemari sebaiknya lupakan dulu aktivitasmu di media sosial. Rasakan suasana asri dan ketenangan di sini lebih mengasyikkan.

Parkiran mobil bisa menampung sekitar 10 unit kendaraan. Parkiran motor juga bisa menampung banyak unit.

Baca juga:
* Warung Pindang Kepala Simba Restu Murni

Kesimpulan

Pengalaman kami berkunjung ke Maknoni Village di Gunung Terang ini terasa menyenangkan. Apalagi lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Bandar Lampung.

Kalau tidak membawa kendaraan pribadi, bisa dengan ojek online yang banyak tersedia. Tinggal cari di peta, kamu bisa menentukan destinasi.

Bisa untuk duduk-duduk menyepi sendiri. Atau lebih asyik kalau mengajak pasangan, keluarga, atau teman dekat. Ngobrol santai jadi berasa lebih intim dan hangat.

Jangan lupa untuk foto-foto di berbagai sudutnya. Dengan desain natural terbuka dan sederhana, kamu ambil foto dari sudut mana pun, hasilnya akan terlihat cantik. Fotogenik.

Well. Sudah membaca ulasan kami. Kamu tertarik untuk datang ke Maknoni Village di Gunung Terang, Langkapura, Kota Bandar Lampung ini?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *