Daftar Isi:

Pergi ke suatu tempat yang baru dan belum terkenal menjadi suatu kesenangan tersendiri bagi sebagian traveler. Mencari tempat terpencil yang indah dan tenang. Di Kabupaten Pesawaran Lampung, kita bisa banyak menemukan tempat-tempat seperti itu. Salah satunya adalah Teluk Hantu di Pagar Jaya.
Pantai Teluk Hantu adalah sebuah pantai di teluk kecil, yang memiliki pemandangan indah dan suasana tenang. Pantai ini masih alami dan belum banyak yang mengetahui dan mendatanginya. Sebuah surga tersembunyi yang dimiliki oleh Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung.
Baca juga:
* 7 Air Terjun Cantik di Pesawaran
Kali ini saya pergi bersama istri dan seorang kawan. Kami datang karena ada acara Pagar Jaya Wawai 2019, yang diselenggarakan oleh Komunitas Janis bersama Edelweis.
Begitu sampai, hal pertama yang kami lakukan adalah langsung menuju teluk kecil indah ini.
Lokasi Teluk Hantu

Pantai Teluk Hantu berada di Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Berjarak sekitar 85 kilometer dari pusat Kota Bandar Lampung, atau sekitar 3 jam berkendara. Atau sekitar 17 kilometer dari Pasar Bawang Punduh Pidada.
Termasuk bagian paling ujung Selatan Pulau Sumatera, atau di mulut Teluk Lampung. Arah Selatan Kota Bandar Lampung.
Kalau kamu masih bingung dengan rute ini, bisa cek di Google Map. Saat KelilingLampung menoba rute dan petunjuk arah dari Google Map, kami bisa tepat sampai di tujuan.
Rute

Dari Bandar Lampung, arahkan kendaraan menuju Selatan, masuk ke Jalan RE. Martadinata dan Jalan Raya Way Ratay. Melewati Pantai Queen Artha, Desa Hanura, Ketapang, Pantai Klara, Batalyon Infantri 9.
Di pertigaan Padang Cermin, belok kiri memasuki Jalan Pematang Awi. Kita akan melewati Brigif 4 Marinir, Pekon Ampai dengan deretan rumah panggung khas Lampung, Banding Agung, Pasar Bawang.
Sampai di persimpangan Pasar Bawang, kita ambil jalan yang lurus. Ikuti penunjuk arah Pagar Jaya. Sekitar 1 jam dari Pasar Bawang, kita akan sampai di Teluk Hantu. Melewati jalan yang baru diperbaiki dan jalan rusak.
Harga Tiket Masuk Pantai Teluk Hantu
Untuk masuk ke area pantai Teluk Hantu, tidak ada retribusi yang dikenakan untuk pengunjung. Sebenarnya sudah ada Kelompok Sadar Wisata di desa setempat. Namun mereka belum mengelola pantai ini dan belum ada keputusan dari desa untuk memberlakukan tiket masuk bagi pengunjung.
Pesona Pantai Teluk Hantu

Kami sudah sering bepergian dan datang ke banyak pantai. Namun bisa datang dan sampai di Teluk Hantu juga merupakan kebahagian tersendiri bagi kami. Apalagi ini adalah kedatangan kami untuk yang pertama kali.
Pepohonan di pantai ini masih sangat rimbun. Banyak pepohonan yang memberikan kita perlindungan dari teriknya sinar matahari.
Pantainya berpasir putih bersih. Namun banyak kerang-kerang berukuran kecil dan sedang. Tidak terlalu sakit saat telapak kaki kita menginjaknya. Namun lebih enak memakai alas kaki saat berjalan-jalan menyusuri tepian pantai.
Air laut di Teluk Hantu begitu bersih dan jernih. Melihat beberapa foto kawan yang snorkeling disini, air lautnya jernih. Ombak dan arus juga relatif tenang. Jadi aman kalau kita mengajak anak dan keluarga untuk berenang di tepian.
Dan yang paling kami suka dari pantai ini adalah, suasananya . Berasa sekali atmosfir yang tenang, sunyi, dan menentramkan hari dan perasaan. Membuat pikiran kita menjadi segar.
Dan satu lagi, warga disekitar sangat ramah. Kami datang saat ada acara festival yang diadakan desa. Warga dan panitia acara menerima kami dengan hangat.
Menurut beberapa kawan yang sudah sering datang, masyarakat disini sangat welcome dengan wisatawan. Tidak ada gangguan dan malah justru bisa sangat membantu pengunjung/wisatawan.
Fasilitas

Belum ada fasilitas memadai di Teluk Hantu, saat kami datang. Hanya ada gubuk kayu sederhana di pantainya. Dan ada bangunan yang sedang dibuat, sepertinya untuk MCK. Selebihnya, masih kosong dan alami. Sangat cocok bagi yang sendang berpetualang dan merasakan pantai alami yang belum dikelola.
Tips dari kami, karena belum ada fasilitas pendukung, baiknya persiapkan segala sesuatu yang kira-kira dibutuhkan dari rumah. Seperti; bekal makan dan minum, pelampung, alat snorkel, tikar, dan lainnya.
Juga bawa pulang sampah yang kita hasilkan ya. Jangan buang sembarangan di Teluk Hantu.
Sejarah Teluk Hantu

Kami belum yakin betul dengan asal-usul nama teluk ini. Sekilas sudah mendengar mengenai cerita, sampai akhirnya dinamakan demikian.
Namun yang jelas, dibalik seramnya nama, Teluk Hantu menyimpan potensi keindahan yang luar biasa. Dan namanya ini membuat saya dan juga beberapa teman justru penasaran ingin mendatangi.
Dan memang terbukti, keindahan alamnya tidak seseram namanya.
Baca juga:
* Ada Spot Foto Cantik di Pulau Mahitam Pesawaran Lampung
Kesimpulan
Pantai di Teluk Hantu ini sangat layak dikunjungi. Terutama bagi kamu yang suka dengan tempat/pantai yang masih alami.
Kita bisa ajak keluarga dan tentunya anak-anak. Mereka bisa bebas bermain di pantai tanpa kita harus kawatir. Datang bersama kawan-kawan bisa memberikan pengalaman seru. Kita bisa berkunjung sehari, atau bisa nge-amp, mendirikan tenda. Kalau mau, bsia juga menginap di desa terdekat di rumah pengurus/anggota Pokdarwis.
Perjalanan sekitar 3 jam menempuh jarak sekitar 80an kilometer akan terbayar dengan keindahan alami dan suasana asri dan tenang. Ada beberapa pantai yang bisa kita temui di perjalanan dan di dekat Teluk Hantu. Kita bisa berhenti sebentar dan foto-foto di banyak spot.